Spesialisasi Sekolah Kejuruan

Posted: Mei 13, 2016 in Tulisanku
Tag:, , ,

Sudah lama saya tidak menuangkan tulisan saya dalam blog ini, sepintas ketika di tengah panasnya ruang kantor yang baru saja pindahan, terbersit dalam benak saya untuk menulis sesuatu sehubungan menunggu koneksi internet yang akan di hidupkan kembali oleh provider telekomunikasi.

Sepintas muncul dalam benak saya pemilihan tentang edukasi di sekolah kejuruan karena tadi pagi saya baru melilhat berita di salah satu stasiiun televisi nasional bahwa sedang dilaksnakan ujian nasional. Judul yang ada mungkin terkesan bahwa di kejuruan lah proses spesialisasi pendidikan diadakan bukan pada wilayah sekolah menengah umum yang mungkin tidak terlalu bergelut dalam mata pelajaran teknis seperti komputer, mesin atapun mata pelajaran teknis yang lainnya. Saat ini dalam satu SMK memiliki jurusan yang beranekaragam seperti jurusan komputer, otomotif, industri dan lain – lain. Pihak Sekolah berlomba – lomba untuk membuat jurusan baru agar menampung siswa yang ada, akan tetapi hal ini saya lihat membawa efek yang cukup signifikan terhadap kualitas pembelajaran di SMK itu sendiri. SMK jadi tidak fokus terhadap jurusan yang mungkin dikelolanya, jursan mana yang harus kemudian ditonjolkan, dan dari segi anggaran juga akan terbagi – bagi ke berbagai jurusan yang ada di SMK tersebut sehingga dari jumlah anggaran 1 juta misalnya harus dibagi ke dalam 3 atau 4 jurusan yang dimilikinya sehingga bisa dibayangkan dengan dana yang ada tersebut apakah bisa untuk membeli peralatan yang mutakhir dan kekinian sebagai sarana praktek siswa siswinya. Proses spesialisasi yang dimaksud disini adalah dalam artian sekolah kejuruan yang ada cukup hanya memiliki satu program kejuruan saja seperti SMK Komputer, atau SMK mesin yang tidak dicampurkan dengan kejuruan yang lainnya. Hal ini dikarenakan bahwa proses pendidikan butuh keseriusan dan juga fokus yang cukup tinggi sehingga output pendidikannya bisa tercapai. Ada beberapa alasan kenapa kemudian sekolah kejuruan perlu dilakukan spesialisasi.

1. Alasan filosofis

Sekolah menengah kejuruan memang sudah disematkan secara aturan yang berlaku bahwa sekolah tersebut adalah sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat untuk memberikan jawaban atas dahaga masyarakat terhadap dunia ketrampilan bagi putra putri nya untuk kemudian mereka siap bertarung di dunia kerja ketika mereka telah lulus dari sekolah tersebut.
Penyematan nama sekolah kejuruan ini memang memberikan gambaran kepada masyaraka bahwa untuk sekolah ini adalah lebih bersifat teknis dalam materi pelajarannya sehingga mereka beranggapan bahwa sekolah kejuruan adalah “ specialisatition zone” sehingga terkadang hal ini berpengaruh juga terhadap mentalistas para siswa nya yang mencoba untuk menjadi eksklusif dalam wilayah pendidikannnya. Eksklusifisme siswa ini lah yang mungkin mengakibatkan tawuran antar sekolah lebih banyak terjadi pada sekolah kejuruan daripada di sekolah menengah yang ada.
Sepesialiasi sebenarnya sudah terjadi pada wilayah ini akan tetapi sepesialisasi yang ada baru bersifat keteknisan saja sehingga tidak di batasi pada penamaan yang lebih khusus lagi pada sektor mata pelajarannya saja, sehingga penyebutan nama sekolahnya pun baru pada sebatas sekolah menengah kejuruan tidak pada wilayah mata pelajarannya.

2. Alasan dana
Dengan ada nya spesialiasi pendidikan ini mengakibatkan fokusnya dana yang kemudian diberikan kepada sekolah menenngah kejuruan tersebut. Sebagai simulasinya ketika sekolah menengah kejuruan A dibuat menjadi sekolah menengah kejuruan komputer maka dana BOS atapun dana yang lainnya di fokuskan untuk peningkatan sarana prasarana pada kejuruan komputer tersebut. Proses peralihan ini memang memerlukan waktu yang tidak sebentar karena dari P3D ( Pembiayaan, Perlengkapan, Personil dan Dokumentasi ) perlu penataan dari sekolah kejuruan.

3. Alasan SDM Tenaga Pengajarnya
Guru sebagai “ sang pencerah “ terhadap aktivitas pembelajaran memiliki faktor yang cukup dominan terhadap keberhasilan murid. Permasalahan pengajar yang masih mengampu berbagai mata pelajaran yang mungkin bukan bidangnya menjadi tersolusikan ketika SMK memiliki spesialisasi dalam bidangnya. Ketika SMK komputer diselenggarakan maka secara otomatis para pengajar di SMK tersebut adalah tenaga pengajar yang memiliki sertifikat komputer, sehingga secara profesional dan kemampuannya sudah tidak bisa diragukan lagi.

4. Alasan Sarana dan prasarana
Sarana dan prasarana yang ada pada sebuah SMK yang saat ini masih eksis mungkin akan menjadi permasalahan sepintas ketika SMK sepesialisasi diadakan. Ketika SMK komputer diadakan maka perlatan- peralatan mesin yang dulunya berada di SMK tersebut karena bergabung dengan jurusan mesin, harus secara bertahap kemudian dialihkan ke SMK mesin yang ada. Oleh karenanya konsep ini akan lebih efektif diselenggarakan untuk sekolah yang dikelola oleh pemerintah atau dengan kata lain sekolah negeri sehingga pengalihan aset yang di kelola menjadi lebih gampang.

Sarana dan prasarana yang diselenggarakan untuk SMK yang memiliki nama sesuai dengan mata jurusannya akan lebih terfasilitasi dengan baik. Sebagai contoh SMK Komputer maka peralatan yang akan dibeli bisa dikhususkan untuk perlatan yang kekinian dan yang mutakhir seperti Cisco, Juniper dll, atau mungkin ketika SMK Otomotif maka sekolah tersebut dengan anggaran yang tersedia bisa fokus membeli peralatan tentang otomotif yang kekinian seperti halnya cerita Mobnas yang belum jadi di Solo bisa lebih dikembangkan lagi.

Kiranya jari jemari yang aku ketikkan semakin letih untuk menuangkan apa yang ingin ditulis, Sehingga seiring dengan waktu yang terus berjalan dan lamanya listrik yang harus dibayar ( ada hubungannya ga yah ) akhirnya saya coba simpulkan bahwa ini adalah coretan didinding blog saya saja sebagai curahan hati seorang manusia yang ingin memberikan sedikit ide dan gagasannya untuk negeri ini.,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s